Tips Untuk Mengasah Kemampuan Anak - Asah merupakan saran
untuk mepertajam kemampuan anak yang dilakukan orang tua atau atau
pengasuh mereka. Mengasuh kemampuan disini bukan hanya kemampuan secara
fisik saja, tetapi kemampuan anak secara menyeluruh. Kemampuan secara
fisik, psikis, dan spiritual.
Berbagai Cara Mengasah Kemampuan Anak
Asah
berhubungan dengan pola asuh yang dijalankan oleh orang tua. Ada
berbagai cara mengasah kemampuan anak dan masing-masing orangtua
memiliki alasan terbaik untuk menerapkannya pada anak-anak mereka.
Namun, secara garis besar ada beberapa perlakuan orang tua yang secara
sengaja maupun tidak ditujukan untuk mengasah kemampuan anak.
Mengasah dengan pembiasaan
Ala
bisa karena biasa. Ungkapan tersebut sesuai bagi pertumbuhan kemampuan
anak dalam melakukan hal-hal yang emmang seharusnya bisa dilakukan.
Mengasah kemampuan dengan membiasakan si anak melakukan tugas tersebut
membuat si anak tak merasa beban yang berat. Misalnya dengan membiasakan
untuk membersihkan diri sendiri, mandi, cuci tangan, membersihkan diri
setelah buang air, dan berpakaian. Jika hal-hal tersebut tidak
dibiasakan tentu saja ke mampuan si anak kurang dapat berkembang dengan
baik. Hanya saja, orangtua perlu mempertimbangkan usia dan kemasakan
anak yang diberikan pembiasaan tersebut. Misalnya untuk bayi, tak
mungkin mereka akan mandi sendiri. Ketika si anak sudah mampu memegang
gayung, mampu mengusap tubuh dengan sabun, barulah pembiasaan itu
diterapkan.
Mengasah dengan contoh
Cara mengasah
kemampuan anak yang tak kalah menarik adalah dengan contoh. Sebagaimana
banyak dibicarakan bahwa seorang anak adalah adalah selembar kertas
putih saat dilahirkan. Orangtua dan pengasuhnya yang kemudian menulis
serta memberikan warna di atas kertas tersebut sehingga tampak indah
atau sebaliknya. Ada keterkaitan erat antara contoh yang diberikan oleh
orangtua terhadap perlikau si anak. Jika ingin anak memiliki kemampuan
dan kemampuan yang sesuai dengan budaya setempat, maka orangtua perlu
memberikan contoh secara intens sebelum memerintahkan anak untuk
melakukannya. Misal, orangtua memberikan contoh cara shalat setiap waktu
kepada balita mereka. Saat balita telah memiliki kemampuan untuk meniru
gerakan shalat orangtuanya, maka ia akan melakukannya di belakang
orangtua. Demikian pula saat balita sudah bicara ia akan turut menghafal
doa yang dilantunkan oleh orangtuanya.
Mengasah dengan latihan
Mengasah
dengan memberikan latihan dapat dilakukan untuk anak-anak yang telah
cukup mengerti, misalnya di atas usia 7 tahun atau telah duduk di bangku
Sekolah Dasar. Latihan yang intens dibidang tertentu akan membuahkan
hasil yang maksimal di bidang tersebut. Misalnya seorang anak yang suka
menyanyi, dengan berlatih setiap dua hari sekali maka kesukaannya
tersebut bisa bertambah menjadi kepiawaian. Demikian juga dengan latihan
dibidang lainnya.
Mengasah dengan kompetisi
Pada
puncak cara mengasah, orangtua bisa memikirkan untuk mengajak anak
berkompetisi dengan sehat. Setelah anak cukup mampu menguasai satu
bidang yang bisa diandalkan, maka ikutkanlah mereka dalam kompetisi yang
ada disekitar. Misalnya mengikutkan si kecil untuk lomba menggambar
karena disa suka dan telah berlatih dengan tekun. Memberi pengertian
tentang kompetisi yang tidakharus berakhir dengan kemenangan, tetapi
perlu adanya sikap sportif juga merupakan tugas orangtua agar
anak-anaknya berkembang dengan wajar dan baik.
Tips Untuk Mengasah Kemampuan Anak
Rating: 4.5
Diposkan Oleh: andre
0 comments:
Post a Comment